Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Senin, 17 Agustus 2026

422 WBP Lapas Kelas IIA Kalianda Dapat Remisi HUT ke-81 RI, Enam Menatap Pintu Kebebasan

    Agustus 17, 2026   No comments


Bakauheni - Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum penuh makna bagi 422 warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kalianda.

Di tengah perayaan kemerdekaan, mereka menerima remisi sebagai penghargaan atas kedisiplinan, perilaku baik, dan kesungguhan mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Remisi tersebut diserahkan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di Amphitheater Menara Siger, Kecamatan Bakauheni, Minggu (17/8/2026), usai pelaksanaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Dari total 422 WBP penerima remisi, sebanyak 416 orang mendapatkan Remisi Umum I (RU I), sedangkan enam orang memperoleh Remisi Umum II (RU II).

Bagi penerima RU II yang telah memenuhi persyaratan lainnya, pengurangan masa pidana tersebut dapat diikuti dengan pembebasan.

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIA Kalianda, Kepala Subseksi Registrasi I Made Suamba mengatakan, pemberian remisi menjadi salah satu momentum yang paling dinantikan warga binaan setiap peringatan 17 Agustus.

Menurutnya, remisi merupakan hak bersyarat yang diberikan kepada WBP yang memenuhi ketentuan, termasuk menunjukkan perilaku baik dan mengikuti program pembinaan yang telah ditetapkan.

“Momentum 17 Agustus merupakan momen yang ditunggu-tunggu, karena melalui program pembinaan dan perilaku yang baik, mereka dapat memperoleh hak bersyarat berupa pengurangan masa pidana melalui remisi umum,” ujar I Made Suamba.

Ia menegaskan, remisi tidak semata-mata berupa pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan atas proses perubahan yang dijalani warga binaan selama berada di dalam lapas.

Karena itu, pemberian remisi diharapkan dapat menjadi dorongan bagi WBP untuk terus memperbaiki diri, menjaga perilaku, serta mengikuti pembinaan kepribadian dan kemandirian secara sungguh-sungguh.

“Remisi hendaknya dijadikan motivasi yang kuat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, menunjukkan perilaku positif, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalani masa pidana,” katanya.

Lebih dari sekadar penghargaan, remisi juga membawa makna bagi keluarga WBP. Pengurangan masa pidana menjadi harapan agar mereka dapat lebih cepat kembali berkumpul bersama keluarga dan melanjutkan kehidupan dengan membawa perubahan yang lebih baik.

Momentum kemerdekaan pun menjadi pengingat bahwa kesempatan untuk berubah tetap terbuka bagi setiap orang. Bagi warga binaan, proses pembinaan menjadi bagian penting untuk mempersiapkan diri sebelum kembali menjalankan peran di tengah masyarakat.

Melalui pemberian remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut, para WBP diharapkan semakin termotivasi menjaga ketertiban, mengikuti seluruh program pembinaan, serta membangun sikap dan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya dirayakan sebagai peristiwa sejarah bangsa, tetapi juga menjadi momentum untuk membuka harapan baru bagi mereka yang sedang menjalani proses memperbaiki diri. (Kmf)

Merah Putih Menyala dari Beranda Sumatra, Menara Siger Jadi Panggung HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lampung Selatan

    Agustus 17, 2026   No comments


Bakauheni - Merah putih bukan sekadar warna yang menghiasi perayaan. Dari kawasan Menara Siger, Bakauheni, semangat kemerdekaan dikibarkan dari gerbang selatan Sumatra dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar Pemkab Lampung Selatan, Senin (17/8/2026).

Amphitheater Menara Siger menjadi panggung utama perayaan yang berlangsung dalam suasana semarak. Ikon Lampung Selatan yang berdiri menghadap Selat Sunda itu dipenuhi nuansa merah putih, sekaligus menjadi latar yang memperkuat identitas Kabupaten Lampung Selatan sebagai Beranda Sumatra.

Upacara peringatan detik-detik Proklamasi diikuti unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, masyarakat, dan para undangan. Suasana peringatan semakin semarak dengan berbagai penampilan, mulai dari drumband, tari-tarian, pertunjukan musik hingga aksi paramotor.

Semangat perayaan kemerdekaan juga menggema dari kawasan penyeberangan Bakauheni. Saat detik-detik Proklamasi berlangsung, bunyi klakson kapal dibunyikan secara serentak dari Dermaga Eksekutif hingga Dermaga 7, menciptakan suasana khas peringatan kemerdekaan di salah satu pintu utama Pulau Sumatra.

Pemilihan kawasan Menara Siger sebagai lokasi perayaan bukan semata karena nilai ikoniknya. Bakauheni memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk dan keluar Pulau Sumatra melalui jalur penyeberangan Selat Sunda, sekaligus menjadi salah satu kawasan yang merepresentasikan wajah Lampung Selatan di mata masyarakat dari berbagai daerah.

Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan, Menara Siger memiliki makna khusus sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung sekaligus simbol Kabupaten Lampung Selatan sebagai Beranda Sumatra.

“Ini adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Lampung. Yang kedua, ini adalah simbol Kabupaten Lampung Selatan menjadi berandanya Pulau Sumatra,” ujar Bupati Egi.

Menurut Egi, kawasan Menara Siger juga menjadi salah satu lokasi yang tepat untuk memperlihatkan potensi alam dan keunggulan yang dimiliki Kabupaten Lampung Selatan.

Selain memiliki posisi strategis dan kekayaan alam, Kabupaten Lampung Selatan juga memiliki keberagaman suku dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas daerah. Keragaman tersebut, kata Egi, merupakan kekuatan yang harus terus dijaga sekaligus menjadi modal untuk mendorong kemajuan daerah.

“Pelangi tidak akan indah kalau hanya satu warna. Pelangi menjadi indah karena banyak warna. Karena itu, keragaman merupakan sebuah kekuatan besar yang bisa kita manfaatkan untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan,” katanya.

Semangat keberagaman itu turut hadir dalam perayaan HUT ke-81 RI melalui Tari Nusantara Memanggil. Tari kreasi Nusantara tersebut menggambarkan rasa cinta tanah air sekaligus kebanggaan terhadap kekayaan adat dan budaya Indonesia.

Kehadiran pertunjukan budaya di tengah perayaan kemerdekaan memperlihatkan bahwa semangat merah putih di Lampung Selatan tidak hanya diterjemahkan melalui seremoni, tetapi juga melalui kekayaan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat.

Bagi Lampung Selatan, momentum HUT ke-81 RI di Menara Siger menjadi kesempatan untuk menegaskan identitasnya sebagai salah satu pintu utama Sumatra, sekaligus daerah dengan potensi wisata, budaya, ekonomi, dan konektivitas yang terus berkembang.

Dari Menara Siger, merah putih kembali berkibar di gerbang selatan Sumatra. Bukan hanya sebagai penanda 81 tahun Indonesia merdeka, tetapi juga sebagai simbol persatuan dan harapan agar Lampung Selatan terus bergerak maju bersama seluruh masyarakat. (Kmf)

Minggu, 16 Agustus 2026

Pemkab Pesisir Barat Pisah Sambut Kapolres, Apresiasi Pengabdian Bestiana Dan Sambut Rinto Simbolon

    Agustus 16, 2026   No comments


PESISIR BARAT – Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat menggelar acara temu pamit Kapolres Pesisir Barat di Lobby Gedung A Pemkab, Minggu (16/8/2026).

Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., sekaligus menyambut AKBP Rinto Haivan Simbolon, S.E., S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Pesisir Barat yang baru.

Acara dihadiri Wakil Bupati Pesisir Barat, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, jajaran Pemkab, Ketua Umum dan Ketua I TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, unsur Forkopimda, insan pers, serta undangan lainnya.

*Apresiasi untuk AKBP Bestiana*
Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada AKBP Bestiana atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas.

"Atas nama pribadi, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, dan seluruh masyarakat Pesisir Barat, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu AKBP Bestiana atas dedikasi, ketulusan, dan pengabdian luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

Bupati menyebut selama bertugas, AKBP Bestiana telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga kamtibmas dan memperkuat sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Pergantian jabatan dinilai sebagai bagian dari perjalanan pengabdian. Pemkab juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kebersamaan terdapat tutur kata, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan.

"Semoga segala kebaikan dan pengabdian Ibu menjadi amal di hadapan Allah SWT. Selamat bertugas di tempat yang baru, Ibu Bestiana," katanya.

*Sambut AKBP Rinto Simbolon*
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Pesisir Barat mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada AKBP Rinto Haivan Simbolon sebagai Kapolres Pesisir Barat yang baru.

Pemkab berharap kepemimpinan Kapolres yang baru dapat semakin memperkuat kolaborasi antara Polres Pesisir Barat dan Pemerintah Kabupaten dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami siap berkolaborasi, berkomunikasi, dan bekerja bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Bupati.

Bupati menegaskan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah sangat penting untuk mendukung pembangunan. Pesisir Barat memiliki masyarakat ramah, adat budaya kuat, serta potensi pariwisata dan ekonomi yang terus berkembang. Kondisi itu membutuhkan dukungan situasi kamtibmas yang kondusif.

"Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, kepolisian, TNI, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, dan seluruh masyarakat harus berjalan bersama," tegasnya.

Menutup sambutan, Pemkab berharap seluruh program dan sinergi yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru. Momentum temu pamit ini diharapkan menjadi awal untuk semakin memperkuat kebersamaan dan sinergi. (Red)

Ribuan Obor Terangi Malam Kemerdekaan, Lampung Selatan Rayakan HUT ke-81 RI dengan Semangat Kebersamaan

    Agustus 16, 2026   No comments


LAMSEL, Kalianda - Ribuan obor menerangi malam di Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16/8/2026), saat masyarakat bersama berbagai unsur mengikuti Pawai Obor untuk menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berlangsung di Halaman Kantor Bupati Lampung Selatan, pawai tersebut menghadirkan suasana berbeda menjelang detik-detik peringatan kemerdekaan. Cahaya obor yang dibawa peserta menyusuri rute pawai menjadi simbol semangat perjuangan, persatuan, dan nasionalisme yang terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Pawai obor ini diikuti berbagai unsur, mulai dari TNI-Polri, aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, hingga organisasi kepemudaan dan pelajar.

Sejumlah perangkat daerah turut ambil bagian, di antaranya BPBD, Satpol PP, Dishub, Damkarmat, serta utusan dari perangkat daerah lainnya. Kehadiran pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA juga memberikan warna tersendiri dalam tradisi tahunan tersebut.

Pemberangkatan pawai secara resmi dilakukan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama selaku inspektur upacara Taptu. Dalam suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan, Bupati Egi melepas rombongan peserta untuk memulai perjalanan pawai.

Di tengah kerlap-kerlip cahaya obor, para peserta membawa semangat yang sama untuk menyambut hari kemerdekaan. Tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, pawai tersebut juga mempertemukan pemerintah daerah, aparat, pemuda, pelajar, dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan.

Kehadiran anak-anak menjadi salah satu pemandangan yang menarik. Dengan membawa obor bersama peserta lainnya, mereka tidak hanya mengikuti sebuah tradisi, tetapi juga mendapat pengalaman langsung mengenal cara masyarakat menyambut hari kemerdekaan.

Momentum tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai patriotisme sejak dini. Cahaya obor yang mereka bawa seolah menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan perlu terus diteruskan kepada generasi yang akan datang.

Bagi Lampung Selatan, pawai obor juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada sebuah perayaan tahunan. Di balik kemeriahan 17 Agustus, terdapat sejarah perjuangan yang melahirkan Indonesia dan nilai persatuan yang perlu terus dijaga.

Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dari ribuan peserta, Lampung Selatan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan optimisme, sekaligus meneguhkan semangat untuk terus bergerak membangun daerah dan menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat. (ptm-Is)

Bupati Dedi Irawan Kukuhkan Paskibraka Pesisir Barat 2026

    Agustus 16, 2026   No comments


PESISIR BARAT – Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan mengukuhkan Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 di Lobby Teluk Stabas, Gedung Marga Sai Batin, Sabtu (15/08/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para calon Paskibraka yang akan mengemban tugas mulia dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh calon Paskibraka yang telah berhasil melalui berbagai tahapan seleksi hingga pendidikan dan pelatihan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya mengucapkan selamat kepada adik-adik yang terpilih. Kalian adalah putra-putri terbaik yang dipilih melalui seleksi yang ketat, disiplin tinggi, serta kerja keras yang tidak sebentar,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga merupakan amanah dan tanggung jawab besar. Para Paskibraka diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan semangat nasionalisme.

“Tugas utama kalian sudah di depan mata. Pada tanggal 17 Agustus nanti, kalian akan menjalankan misi mulia, yaitu mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Pesisir Barat,” katanya.

Selanjutnya, Bupati juga memberikan sejumlah pesan kepada para Paskibraka. Pertama, agar senantiasa menjaga kesehatan dan stamina dengan memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menjaga kondisi fisik dan mental, menjaga fokus, beristirahat yang cukup serta tidak lupa berdoa agar seluruh rangkaian tugas diberikan kelancaran.

Kedua, Bupati meminta para Paskibraka menanamkan jiwa nasionalisme. Menurutnya, pengukuhan bukan sekadar prosesi seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam mencintai tanah air, bangsa dan daerah.

Selain itu, para Paskibraka juga diminta menjadi teladan di lingkungan masing-masing dengan menunjukkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan dan kekompakan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.

“Jadilah teladan. Tunjukkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan dan kekompakan yang telah dipelajari selama masa pemusatan pendidikan dan pelatihan,” pesan Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dedi Irawan turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih, pamong, tim medis, panitia serta seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam membimbing dan menempa para calon Paskibraka Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan, doa dan kepercayaan kepada putra-putrinya untuk mengemban tugas negara tersebut.

Bupati berharap seluruh anggota Paskibraka dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, menjaga kekompakan dan mengharumkan nama Kabupaten Pesisir Barat.

“Mari kita bersama-sama berdoa, semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran serta keberkahan dalam pelaksanaan upacara nanti. Selamat bertugas, jaga kekompakan dan harumkan nama Kabupaten Pesisir Barat,” ucapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Dedi Irawan secara resmi mengukuhkan para calon Paskibraka Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2026 yang akan bertugas di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung pada 17 Agustus 2026.

Pengukuhan tersebut turut dihadiri staf ahli Bupati Kabupaten Pesisir Barat, unsur Forkopimda Lampung Barat dan Pesisir Barat, jajaran TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, para pelatih, pamong dan tim medis Paskibraka. (Yubsir)

Kamis, 13 Agustus 2026

Kinerja Disporaparekraf Pesisir Barat Disorot, Pengelolaan Retribusi Pariwisata Labuhan Jukung Dievaluasi

    Agustus 13, 2026   No comments


PESISIR BARAT,– Kinerja Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporaparekraf) Kabupaten Pesisir Barat menjadi sorotan publik. Hal ini terkait pengelolaan retribusi pariwisata di Labuhan Jukung yang saat ini masih ditangani pihak ketiga.


Sorotan tersebut disampaikan gabungan media online, TV lokal, streaming, serta organisasi LPK dan KWRI menyikapi Perda Pesisir Barat Tahun 2026 tentang retribusi. Perda itu fokus pada optimalisasi sektor jasa, pengelolaan aset daerah, digitalisasi pemungutan, dan sinkronisasi peraturan menuju kemandirian fiskal.


Staf Bendahara Disporaparekraf, Hasan, mewakili Kepala Dinas Rena Novasari, S.H., M.M. menyebut target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata tahun 2026 sebesar Rp200.000.000.


"Saat ini Agustus 2026, setoran wajib dari pengelola petugas pungutan retribusi pariwisata Labuhan Jukung dinyatakan telah lunas dibayarkan ke kas daerah," ujar Hasan, Rabu (13/8/2026).


Ia juga menjelaskan, petugas pemungut retribusi Labuhan Jukung saat ini berasal dari pihak di luar instansi pemerintah daerah yang mendapat Surat Keputusan (SK) penugasan dari kepala dinas terkait.


Saat ini dinas menetapkan setoran wajib Rp700.000 per hari Senin setiap minggu. Besaran itu disesuaikan dengan pendapatan retribusi di lokasi. SK penugasan pihak ketiga tersebut berlaku hingga tahun 2026.


Dalam hearing lintas komisi di DPRD Pesisir Barat beberapa waktu lalu, disepakati ke depan tidak ada lagi pihak ketiga sebagai petugas pungutan. Pengelolaan retribusi dan sewa lahan diharapkan kembali ditangani pegawai P3K di lingkungan Disporaparekraf agar lebih terukur dan terarah.


"Ini merupakan salah satu program unggulan pemerintah Pesisir Barat," kata Hasan.


Hal senada disampaikan Anggota Komisi II DPRD Pesisir Barat dari Partai Nasdem, Ellya Triskova, http://M.Sos.I. Berdasarkan pemantauan di lapangan, ia membenarkan bahwa pemungutan retribusi pariwisata Labuhan Jukung saat ini dikelola pihak di luar Disporaparekraf.


Mewakili Komisi II DPRD dan masyarakat Pesisir Barat, Ellya berharap Bupati Dedi Irawan segera mengambil langkah proaktif dan positif.


"Demi peningkatan PAD ke depan agar Kabupaten Pesisir Barat lebih maju dan berkelanjutan," ujarnya.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari Bupati Pesisir Barat terkait rencana perubahan sistem pengelolaan retribusi tersebut. (Red)




Rabu, 12 Agustus 2026

HELAU Diaresiasi Kemendagri, Lampung Selatan Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri

    Agustus 12, 2026   No comments


Batam - Gerakan membangun lingkungan yang bersih, tertata dan berkelanjutan melalui Program HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul) membawa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra.

Penghargaan pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tersebut diterima Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar yang diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rangkaian Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8/2026).

Tak hanya plakat piala penghargaan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan juga memperoleh bantuan pemerintah senilai Rp1,5 miliar sebagai bagian dari apresiasi atas kinerja daerah dalam pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan.

Penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia bersama Kompas TV tersebut menjadi pengakuan atas upaya Kabupaten Lampung Selatan dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terpadu sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

Penilaian mencakup sejumlah aspek, mulai dari pengelolaan sampah, kualitas lingkungan hidup, hingga efektivitas program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Inovasi daerah juga menjadi salah satu nilai tambah dalam menghadirkan solusi lingkungan yang kreatif, kolaboratif dan berkelanjutan.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat arah Program HELAU yang digaungkan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Program ini merupakan gerakan pembangunan terpadu berbasis gotong royong yang diarahkan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, aman sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Wakil Bupati M. Syaiful Anwar mengatakan, apresiasi tersebut tidak hanya menjadi penghargaan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi dorongan bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kinerja.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat. Apa yang telah dilakukan melalui Program HELAU harus terus diperkuat dan dikembangkan,” kata Syaiful.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Lampung Selatan untuk memperkuat implementasi Program HELAU secara berkelanjutan, sehingga upaya menciptakan lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman dan unggul dapat terus tumbuh dari tingkat masyarakat hingga menjadi bagian dari karakter pembangunan daerah. (Kmf)

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.