Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Rabu, 27 Mei 2026

Komisi III DPRD Pesisir Barat Desak Disporaparekraf Percepat Digitalisasi Pariwisata

    Mei 27, 2026   No comments


Pesisir Barat – Komisi III DPRD Kabupaten Pesisir Barat mendesak Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) agar segera mempercepat penerapan sistem digital dalam pengelolaan sektor pariwisata. Desakan itu mencuat menyusul maraknya dugaan pungutan liar (pungli) yang selama ini terjadi di kawasan wisata Labuhan Jukung dan dinilai berpotensi menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Permintaan tersebut mengemuka dalam hearing Komisi III DPRD Kabupaten Pesisir Barat bersama Disporaparekraf terkait percepatan digitalisasi pengelolaan pariwisata dan peningkatan PAD sektor pariwisata yang berlangsung, Selasa (26/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Pesisir Barat Zulkifli Rohman, Sekretaris Komisi III Edy Yusron, beserta anggota Mulyadi, Lioni Azka, Rendi Rinaldi, dan Mutawakil Billah. Dari pihak Disporaparekraf hadir Kepala Disporaparekraf Rena Novitasari, Sekretaris Disporaparekraf Mei Wantoro, serta jajaran kepala bidang dan staf.

Dalam hearing tersebut, Ketua Komisi III DPRD Pesisir Barat Zulkifli Rohman menyoroti pendapatan tiket wisata Labuhan Jukung yang dinilai janggal. Ia mempertanyakan capaian pendapatan yang hanya mencapai Rp18 juta selama masa libur Idulfitri.

Menurutnya, angka tersebut sulit diterima jika dibandingkan dengan destinasi wisata lain seperti Bukit Slalaw Kuala Stabas yang memiliki kawasan lebih kecil namun mampu memperoleh pendapatan hingga Rp20 juta hanya dalam satu hari.

"Kebocoran pendapatan ini bukan persoalan baru. Sudah bertahun-tahun terjadi dan seharusnya sudah diketahui dinas terkait. Karena itu sistem digital seperti e-ticket parking atau pembayaran melalui QRIS harus segera diterapkan agar potensi PAD bisa diselamatkan," tegasnya.

Meski demikian, Zulkifli mengingatkan agar penerapan sistem digital nantinya tetap memperhatikan aktivitas masyarakat sekitar kawasan wisata. Ia meminta adanya akses khusus bagi pedagang, nelayan, pekerja, maupun pihak yang memiliki kepentingan tugas agar tidak mengalami hambatan saat keluar masuk kawasan Labuhan Jukung.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Pesisir Barat Edy Yusron meminta Disporaparekraf tidak hanya fokus pada satu lokasi wisata, namun juga memaksimalkan potensi wisata di berbagai kantung pantai di wilayah Pesisir Barat.

Ia menilai pengelolaan destinasi wisata perlu dilakukan secara kolaboratif dengan pemerintah pekon, unsur pemuda, dan masyarakat agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang lebih luas serta meningkatkan PAD secara lebih signifikan.

Senada, anggota Komisi III DPRD Pesisir Barat Rendi Rinaldi meminta Disporaparekraf serius membenahi sistem pengelolaan pariwisata melalui digitalisasi agar praktik pungutan liar yang meresahkan wisatawan tidak lagi terjadi.

"Penerapan sistem digital harus menjadi solusi nyata agar tidak ada lagi pungutan liar yang merugikan masyarakat dan pemerintah daerah," ujarnya

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disporaparekraf Pesisir Barat Rena Novitasari mengakui masih adanya potensi kebocoran dalam pengelolaan pendapatan wisata. Ia menyatakan dukungannya terhadap penerapan sistem tiket digital dan berharap DPRD dapat memberikan dukungan penuh terhadap program tersebut.

Selain itu, Rena juga menilai keberadaan sejumlah jalur alternatif atau "jalan tikus" yang selama ini diduga menjadi celah terjadinya pungli perlu ditutup secara menyeluruh.

Di sisi lain, Sekretaris Disporaparekraf Mei Wantoro menyebut sistem pengelolaan tiket secara manual menjadi salah satu penyebab utama kebocoran pendapatan.

"Selama tiket masih dilakukan secara manual, siapa pun petugas yang ditempatkan di gerbang tetap berpotensi menimbulkan kebocoran. Maka sistem digital seperti e-ticket parking atau pembayaran melalui QRIS harus segera diterapkan," katanya.

Mei juga meminta DPRD untuk berkoordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) guna menindak pelaku pungutan liar yang selama ini dinilai meresahkan wisatawan di kawasan. (Ali)

Wabup Pesisir Barat Sholat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung

    Mei 27, 2026   No comments


PESISIR BARAT – Wakil Bupati (Wabup) Pesisir Barat, Irawan Topani, membaur bersama masyarakat dalam pelaksanaan ibadah Shalat Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Rabu (27/05/2026).

Turut hadir dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Drs. Sri Agustini, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. Armen Qodar, M.M., Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Pesisir Barat, Belly Oscar, S.H., M.H., unsur Forkopimda Pesisir Barat, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Kementerian Agama Pesisir Barat, Ketua MUI Pesisir Barat, Ketua I TP-PKK Pesisir Barat, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., para camat, Kepala Baznas Pesisir Barat, serta penceramah Ustadz Riza Purnama, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani., S.H., M.Kn., menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pesisir Barat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam menjalankan amanah pemerintahan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan. Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum untuk saling memaafkan, membersihkan hati, dan mempererat persaudaraan antarsesama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa Idul Adha mengajarkan makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Kurban yang kita laksanakan hari ini bukan hanya menyembelih hewan, tetapi juga menyembelih sifat sombong, egois, dan rasa acuh terhadap sesama. Idul Adha mengajarkan kita untuk lebih peduli, lebih pemurah, dan lebih peka terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, serta menanamkan semangat gotong royong demi kemajuan Kabupaten Pesisir Barat.

Menurutnya, Pesisir Barat akan menjadi daerah yang kuat apabila masyarakatnya hidup dalam kebersamaan, saling menjaga, dan saling menghargai perbedaan. Ia optimistis dengan doa, persatuan, dan kerja keras seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Pesisir Barat akan terus menjadi daerah yang aman, damai, religius, dan penuh keberkahan.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati berharap momentum Hari Raya Idul Adha dapat menjadikan seluruh masyarakat lebih bersyukur, rendah hati, dan semakin dekat kepada Allah SWT, serta terus berupaya menjadi pribadi yang lebih baik di tengah kehidupan masyarakat.(ali Yubsir.)

Selasa, 26 Mei 2026

Hari Raya Kurban, DPD HKTI Lampung Salurkan Dua Ekor Sapi di Lampung Selatan

    Mei 26, 2026   No comments


Bandarlampung – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, DPD HKTI Provinsi Lampung menyerahkan bantuan hewan kurban

kepada warga masyarakat di dua kecamatan yang ada di Lampung Selatan yaitu Desa Merak Batin dan Desa Sidorejo, Selasa (26/5/2026).

Penyerahan hewan kurban dilakukan oleh Ketua DPD HKTI Provinsi Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang diwakilkan langsung oleh Ketua Harian HKTI Umar Ahmad, SP didampingi Bendahara Umum Jremi Bosan yang diterima langsung oleh Perangkat desa dimasing wilayah tersebut.

Umar dalam sambutannya mengatakan penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk kepedulian HKTI Lampung terhadap masyarakat, wilayah Lamsel, serta para stakeholder yang berkaitan dengan aktivitas pertaian.

“Tahun 2026 ini, untuk wilayah Lamsel  kami menyalurkan total 2 ekor hewan kurban. Hewan kurban tersebut disalurkan ke dua desa yang ada di Kecamatan Lamsel,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HKTI Lampung Selatan Wahrul Fauzi Silakahi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan HKTI Provinsi Lamoung bisa menunjuk daerah lamsel untuk penyaluran hewan kurban.

“Alhamdulillah tahun ini HKTI bisa memberi  mendapat amanah untuk menyalurkan dua ekor sapi kurban ke wilayah kami, Semoga hal ini bisa menjadi Amal Ibadah kita semua," ujarnya. (Hel)

Minggu, 24 Mei 2026

Pemkab Pesisir Barat Salurkan Sapi Korban Ke 11 Kecamatan

    Mei 24, 2026   No comments


Pesisir Barat — Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menyalurkan sebanyak 11 ekor sapi kurban untuk 11 kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Komplek Perkantoran Pemkab Pesisir Barat, Minggu (24/5/2026).

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, Asisten III Bidang Administrasi Umum Armen Qodar, perwakilan Polres Pesisir Barat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Pesisir Barat, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya penyaluran hewan kurban tersebut. Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah menyalurkan 11 ekor sapi kurban dari Pemkab Pesisir Barat serta 1 ekor sapi bantuan dari Presiden Republik Indonesia.

“Seluruh hewan kurban tersebut akan didistribusikan kepada 11 kecamatan dan Polres Pesisir Barat sesuai ketentuan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurut Bupati, penyaluran hewan kurban ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dijaga dengan baik, serta disalurkan secara adil agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Selain itu, Bupati juga berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan di masa mendatang, baik dari segi kualitas pelayanan, pengelolaan, maupun jangkauan penerima manfaatnya.
“Ke depan, kami berharap jumlah hewan kurban yang disalurkan dapat terus bertambah, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan kebahagiaan akan semakin bermakna jika dirasakan bersama,ungkapnya.(aliyubsir)

Di Tengah Hingar Bingar Indonesian Drift Series 2026, Bupati Egi Sempatkan Jajan Dagangan Pelaku UMKM

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Di tengah riuh suara mesin dan atraksi para drifter nasional dalam gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama justru memilih menyusuri area tenant Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Way Handak Expo, Kalianda, Minggu (24/5/2026).

Di sela kemeriahan ajang otomotif nasional tersebut, Egi menyempatkan diri berbelanja sekaligus menyapa langsung para pelaku usaha lokal yang turut meramaikan acara.

Sore itu, kawasan Way Handak Expo yang biasanya tenang berubah menjadi pusat perhatian pencinta otomotif dari berbagai daerah. Namun, di balik gemuruh lintasan drift, denyut perekonomian lokal justru terasa hidup di area UMKM yang dipadati pengunjung.

Dengan gaya yang santai dan tanpa sekat, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tampak berjalan menyusuri satu per satu lapak pedagang.

Ia tidak hanya lewat, melainkan berhenti, berbincang, dan sesekali mencicipi jajanan yang dihidangkan. Langkah kakinya kerap terhenti bukan karena barikade pengawal, melainkan karena antusiasme warga yang berebut ingin menyapa dan meminta foto bersama.

“Gimana, seru nggak acaranya? Ramai ya hari ini?” sapa Egi hangat kepada salah satu warga yang tengah mengantre di lapak kuliner.

Sapaan sederhana itu disambut senyum lebar dan antusiasme masyarakat yang menikmati suasana acara.

Bagi Egi, menghadirkan event sekelas IDS di Lampung Selatan memiliki misi yang jauh lebih besar daripada sekadar hiburan otomotif. Ada tanggung jawab ekonomi yang dititipkan di atas roda-roda mobil yang berputar di sirkuit.

“Kami ingin event seperti ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga membawa manfaat dan kebahagiaan untuk masyarakat Lampung Selatan,” ujar Egi di sela-sela kunjungannya.

Ia menekankan bahwa dampak perputaran uang dari puluhan tenant UMKM lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan khas daerah, adalah indikator utama keberhasilan acara ini.

Dampak positif ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran ajang ketangkasan berkendara tingkat nasional ini dinilai berhasil menghidupkan kembali kawasan Way Handak Expo, Kalianda, menjadi ruang publik yang produktif.

Rahmat (25), seorang pengunjung asal Kecamatan Penengahan, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Sebagai pemuda daerah, ia melihat Lampung Selatan kini mulai diperhitungkan dalam kalender event nasional.

“Seru banget acaranya, ramai dan beda dari biasanya. Semoga event seperti ini sering diadakan di Lampung Selatan,” tutur Rahmat dengan mata berbinar.

Kebahagiaan yang sama, namun dalam versi yang lebih polos, terpancar dari wajah Abbad. Bocah berusia 11 tahun asal Kalianda ini datang bersama keluarganya untuk melihat dari dekat mobil-mobil sport yang biasanya hanya ia lihat di layar kaca.

Hari itu menjadi ganda bahagianya, bisa melihat mobil keren, sekaligus membawa pulang kenangan digital di ponselnya.

“Senang, mobilnya keren-keren. Tadi juga foto sama Pak Bupati,” ucap Abbad polos sembari memamerkan senyumnya.

Gelaran IDS Sumatra 2026 menjadi bukti konkret. Ketika daerah berani mengambil peluang event besar dan pemimpinnya tetap merakyat, kesuksesan yang diraih bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan senyuman di wajah para pedagang kecil. (Kmf)

Pecah Rekor Sejarah IDS 2026! Lampung Selatan Resmi 'Naik Kelas' Jadi Monster Otomotif Baru di Sumatra

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Lampung Selatan resmi mengukuhkan posisinya sebagai 'monster' baru industri otomotif di Pulau Sumatra setelah mencetak sejarah sebagai tuan rumah perdana seri Indonesian Drift Series (IDS) 2026 di Way Handak Expo, Kalianda.

Momentum ini menjadi tonggak sejarah lompatan kelas bagi Kabupaten Lampung Selatan yang kini bertransformasi dari sekadar penyedia lahan menjadi motor penggerak utama industri kreatif otomotif nasional.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menegaskan bahwa terpilihnya daerah beranda Sumatra ini sebagai tuan rumah IDS bukan sekadar pembawa gengsi, melainkan pemantik komitmen jangka panjang untuk memajukan sport tourism secara berkelanjutan.

“Lampung Selatan bisa terpilih sebagai tuan rumah IDS di Sumatra, ini menjadi pemantik semangat kita bersama. Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan otomotif. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus kita laksanakan dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.

Menariknya, pergelaran akbar skala nasional ini berhasil terselenggara secara mandiri finansial tanpa menyentuh anggaran daerah. Pemkab Lampung Selatan membalikkan skeptisisme fiskal dengan merangkul sektor swasta dan komunitas otomotif secara masif.

Langkah taktis ini menuai pujian langsung dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, yang hadir di tengah ribuan penonton.

“Acara ini nol rupiah APBD, tanpa menyentuh anggaran daerah. Mantap Bupati Lampung Selatan,” ujar Zulkifli Hasan yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan riuh dari warga yang memadati arena, pada Sabtu (23/5/2026)

Keberhasilan event ini langsung memicu efek domino ekonomi yang nyata di akar rumput. Sport tourism sukses menghidupkan ekosistem ekonomi lokal, mulai dari lonjakan okupansi hotel, jasa transportasi, hingga omzet para pelaku UMKM setempat yang memadati area luar sirkuit.

Selain dampak ekonomi instan, ajang IDS 2026 ini juga menjadi etalase besar untuk menggeser pola pikir generasi muda Lampung Selatan.

Industri otomotif kini tidak lagi dipandang sebatas hobi mahal, melainkan ekosistem ekonomi kreatif yang menjanjikan masa depan, mulai dari kebutuhan mekanik andal, manajemen event, content creator, hingga bisnis gaya hidup.

Kemeriahan acara ini ditutup dengan aksi ekstrem para drifter papan atas nasional. Bau karet terbakar dan raungan mesin bertenaga tinggi memenuhi udara, menghibur ribuan pasang mata yang menyaksikan langsung siluet mobil-mobil meliuk menembus kepulan asap putih di kawasan Way Handak Expo Lampung Selatan.

Dengan modal infrastruktur strategis sebagai gerbang utama Pulau Sumatra dan komitmen pemangku kebijakan yang adaptif, Lampung Selatan kini tidak lagi berada di bangku penonton, melainkan resmi naik kelas sebagai poros baru otomotif Indonesia. (Kmf)

Lewat Women Drift Challenge IDS 2026, Zita Anjani Tegaskan Sirkuit Drifting Bukan Cuma Milik Lelaki

    Mei 24, 2026   No comments


Kalianda - Deru mesin mobil bertenaga tinggi dan kepulan asap ban yang membubung di Way Handak Expo, Kalianda, sore itu bukan lagi sekadar simbol maskulinitas.

Di balik kemudi mobil-mobil yang meliuk ekstrem di lintasan balap, ada jemari para perempuan tangguh yang sedang membuktikan bahwa sirkuit drifting bukan cuma milik lelaki.

Momen bersejarah ini mendapat perhatian langsung dari Istana. Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani, hadir langsung dalam Awarding Ceremony Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 pada Minggu sore (24/5/2026).

Kehadiran istri Bupati Lampung Selatan ini bukan sekadar protokoler, melainkan sebuah gesture resmi pemerintah pusat yang mengakui eksistensi sekaligus mendukung penuh para atlet perempuan di dunia olahraga otomotif tanah air.

Secara simbolik, Zita menemui dan menyapa langsung para pembalap wanita yang berlaga di kelas Women Drift Challenge (WDC) Pro-Am. Dukungan hangat ini menjadi angin segar bagi ekosistem motorsport feminin yang kian tumbuh subur.

Di lintasan, kelas khusus drifter wanita ini menyajikan persaingan yang tak kalah sengit dari kelas utama, pada Minggu (24/5/2026). Zanetta Salsabila dari Zetta Racing Team tampil mendominasi penuh dan keluar sebagai juara pertama.

Menyusul di podium berikutnya, Vamells dari tim Unclock Indonesia mengamankan posisi kedua, disusul Ayuni Widya Kusuma dari Kendali Racing Team di peringkat ketiga, dan Wendy Welters yang mengunci posisi keempat.

Kehadiran Zita Anjani dan dominasi para drifter wanita ini menjadi puncak yang manis bagi berakhirnya rangkaian IDS Sumatra 2026, yang mencatatkan sejarah sebagai event otomotif terbesar pertama yang digelar di Pulau Sumatra.

Suksesnya gelaran berskala nasional ini tidak lepas dari keberanian Kabupaten Lampung Selatan mengambil peran sebagai tuan rumah.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang ikut menjaga kondusivitas acara.

“Terima kasih kepada seluruh penonton dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan yang telah mendukung serta mendoakan kelancaran acara ini. Mari bersama-sama kita jadikan Lampung Selatan sebagai destinasi wisata yang nyaman dan menarik untuk seluruh kalangan. Sampai bertemu kembali di IDS 2027,” ujar Egi optimis.

Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Founder Indonesian Drift Series, Akbar Rais. Ia memuji komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang berhasil mendobrak stigma bahwa event besar otomotif hanya berpusat di satu wilayah saja.

“Terima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah memberikan dukungan luar biasa dan mengubah pandangan bahwa event besar otomotif tidak hanya bisa digelar di Pulau Jawa. Indonesia bukan hanya Jawa, tetapi juga Sumatra hingga Papua,” tegas Akbar.

Melalui sinergi antara prestasi atlet wanita, dukungan pemerintah daerah, dan pengakuan dari pemerintah pusat, IDS Sumatra 2026 tidak hanya melahirkan juara baru di lintasan balap, tetapi juga membuka babak baru bagi sport tourism yang lebih inklusif di Indonesia. (Kmf)

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.