PESISIR BARAT – Dedi Irawan resmi terpilih sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pesisir Barat periode 2026-2030.
Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Pesisir Barat yang digelar di Gedung KONI Pesisir Barat, Senin (19/10/2026).
Sekretaris Tim Penjaringan, Aris Ikhwanda, mengatakan terdapat 23 cabang olahraga (cabor) aktif di bawah naungan KONI Pesisir Barat. Dalam proses penjaringan, hanya satu calon yang menyerahkan berkas pencalonan dan dinyatakan memenuhi persyaratan, yakni Dedi Irawan.
“Calon yang memenuhi persyaratan hanya satu, yaitu Dedi Irawan, dengan dukungan dari 21 cabang olahraga,” ucap Aris Ikhwanda dalam sambutannya.
Dengan dukungan tersebut, Dedi ditetapkan sebagai Ketua KONI Pesisir Barat untuk empat tahun ke depan melalui mekanisme aklamasi.
Wakil Ketua III KONI Provinsi Lampung, Yanuar Irawan, menyampaikan ucapan selamat kepada Dedi Irawan atas terpilihnya sebagai Ketua KONI Pesisir Barat. Ia berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjaga kesinambungan pembinaan dan prestasi olahraga daerah.
Yanuar mengingatkan bahwa keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi berbagai daerah di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan olahraga, termasuk di Kabupaten Pesisir Barat.
“Tentu prestasi harus terus meningkat meskipun di tengah keterbatasan fiskal,” ujarnya.
Menurutnya, terpilihnya ketua melalui aklamasi diharapkan menjadi semangat baru untuk memperkuat persatuan di lingkungan KONI dan seluruh cabang olahraga. Soliditas organisasi dinilai penting agar program pembinaan atlet tetap berjalan di tengah berbagai keterbatasan.
Ia juga menaruh harapan terhadap capaian Pesisir Barat pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 mendatang. Prestasi yang telah diraih pada penyelenggaraan sebelumnya diharapkan dapat ditingkatkan atau setidaknya dipertahankan.
Harapan tersebut menjadi tantangan bagi kepengurusan baru untuk memperkuat pembinaan atlet, mengoptimalkan potensi setiap cabang olahraga, serta menyusun program kerja yang terukur sesuai kemampuan anggaran daerah.(sir)

Tidak ada komentar:
Write komentar