PESISR BARAT – Pantai Labuhan Jukung, Krui, Pesisir Barat salah satu aset sektor pariwisata di Kabupaten Pesisir Barat, salah satu penyumbang pendapatan anggaran daerah (PAD).
Hingga akhir April 2026, capaian retribusi wisata di destinasi andalan jabupaten termuda di Lampung itu telah menyentuh 73,7 persen dari target tahunan yang ditetapkan pemerintah daerah.
Angka tersebut menjadi sinyal tumbuhnya kembali geliat wisata di wilayah berjuluk bumi para sai batin dan ulama tersebut.
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata pada Disporaparegraf Pesisir Barat, Astri G. Sabihi, target retribusi wisata Pantai Labuhan Jukung pada 2026 ditetapkan sebesar Rp 186.250.000.00- Hingga akhir April, realisasi yang tercatat telah mencapai Rp 131.975.000,00-
”Realisasi retribusi wisata Labuhan Jukung tahun 2026 saat ini sudah tercapai sebesar 73,7 persen dari target yang ditetapkan,” ungkapnya, Selasa (12/5/2026).
Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan jika dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya. Pada 2024 dan 2025, target retribusi wisata Labuhan Jukung masing-masing sebesar Rp 97 juta. Namun realisasinya hanya berada di kisaran Rp 77 juta.
Tak hanya dari sisi pendapatan, peningkatan juga terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan. Berdasarkan tiket yang terjual, hingga akhir April 2026 tercatat sebanyak 9.740 wisatawan berkunjung ke Labuhan Jukung.
Jumlah itu meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 5.650 pengunjung. Sementara pada 2024, kunjungan wisatawan hingga akhir April tercatat sebanyak 12.320 orang.
Peningkatnya kunjungan wisatawan bukan sekadar soal angka statistik. Ramainya wisatawan ikut menghidupkan denyut ekonomi kecil di sekitar pantai, mulai dari pedagang makanan, penyedia jasa sewa tikar, hingga pelaku usaha mikro lainya.
, lonjakan wisatawan biasanya terjadi pada momen-momen tertentu, seperti libur Natal dan Tahun Baru maupun Hari Raya Idul Fitri. Pada masa itulah kawasan pantai dipenuhi wisatawan lokal maupun luar daerah yang datang menikmati panorama pesisir Krui.
Meski demikian, pemerintah daerah berkomitmen terus melakukan pembenahan agar Labuhan Jukung tetap menjadi tujuan wisata favorit di Pesisir Barat.
”Meskipun di tengah efisiensi anggaran, tentu kita akan terus lakukan pembebahan disektor-sektor lain demi kenyamanan pengunjung,yang datang.(aliyubsir)

Tidak ada komentar:
Write komentar