Pesisir Barat - Pemerintah Daerah Pesisir Barat, Lampung menggelar High Level Meeting (HLM) sebagai upaya memperkuat sinergi strategis dalam mendorong percepatan dan perluasan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdakab Pesisir Barat, Armen Qodar, mewakili Bupati Pesisir Barat, di Aula Hotel Sunset Beach 2, Pekon Seray, Rabu (11/2/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Alex Kurniawan, Kepala BPD Lampung Dino Pramono, Kepala Bappeda Pesisir Barat Hendri Dunan, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala Cabang Bank Lampung Pesisir Barat, Mahendra Dwi Setiawan.
Armen Qodar menegaskan bahwa ETPD bukan sekadar tuntutan perkembangan teknologi, melainkan kebutuhan strategis dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan keuangan daerah. Elektronifikasi dinilai mampu meminimalkan potensi kebocoran penerimaan serta mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, implementasi ETPD merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. Digitalisasi transaksi diharapkan menghadirkan sistem pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.
“Dengan sistem yang semakin modern, masyarakat diharapkan memperoleh layanan yang lebih mudah, cepat, dan pasti, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya," ucap dia.
Ia sampaikan bahwa percepatan ETPD membutuhkan komitmen bersama seluruh perangkat daerah. Upaya ini tidak hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua OPD, melainkan memerlukan kesamaan persepsi dan langkah strategis lintas sektor.
Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) diharapkan menjadi motor penggerak utama melalui penguatan koordinasi, monitoring dan evaluasi berkala, serta penyusunan roadmap dan target capaian yang terukur dan berorientasi hasil.
Selain berfokus pada pemenuhan indikator, TP2DD juga didorong untuk menghadirkan inovasi digital yang berdampak langsung terhadap peningkatan penerimaan daerah dan kualitas pelayanan publik. Inovasi tersebut dinilai penting dalam membangun daerah yang adaptif dan berdaya saing.
Pada kesempatan itu, Pemkab Pesisir Barat menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia dan seluruh pihak perbankan atas dukungan yang diberikan dalam implementasi ETPD. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat, baik dalam pengembangan sistem, edukasi masyarakat, maupun pendampingan teknis kepada perangkat daerah, guna memastikan implementasi ETPD berjalan optimal. (Aliyubsir)

Tidak ada komentar:
Write komentar