Pesisir Barat, - Masyarakat Ngaras menginginkan normalisasi sungai sepanjang 200 meter di Pekon Bandar Naya.
Normalisasi sungai dan memberojong mengingat kerusakan yang ditimbulkan sudah sangat menghawatirkan, mengikis badan jalan akses penghubung utama 6 pekon dikhawatirkan jika tidak segera diperbaiki akses jalan itu akan putus total.
Menurut keterangan Ketua LHP, Nurhadi dan Ketua Pemuda Adil Aris, sejak tahun 2021, telah mengajukan permohonan Proposal ke pemerintah provinsi dan pascabanjir bandang baru-baru ini, sudah diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Prof, Aidin Adlan, Ketua Pemekaran Kabupaten Pesisir Barat, berharap Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan segera merespon keluhan warga tersebut, menjadi perolitas utamanya untuk kebutuhan warga tersebut.
Kadis PUPR Pesisir Barat, Mesrawan, mengaku akan menindaklanjuti permintaan masyarakat untuk normalisasi dan pemberojongan Sungai Ngaras di area jalan tergerus air itu.
"Aan menindaklanjuti namun mohon bersabar," kata dia.
Camat Ngaras Suparmi membenarkan kegelelisahan warga masalah jalan penghubung.
"Itu sudah ada respon dari Bupati bahkan Ketua ABDESI dan Peratin 9 pekon telah dipanggil untuk audensi disamping melaporkan hal tersebut.
" Kita berharap ada perhatian dari pihak pimpin bupati dapat terlaksana cepat," tutup Camat.(aliyubsir).

Tidak ada komentar:
Write komentar