Advertise Here

Politik

Nasional

Lipus

Daerah

Bandar Lampung

Jumat, 06 Maret 2026

Respons Cepat Banjir Jati Agung, Bupati Egi Turun Malam Hari Cek Kondisi Warga

    Maret 06, 2026   No comments


 Jati Agung - Air masih menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Jati Agung ketika Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama tiba meninjau lokasi banjir, Jumat (6/3/2026) malam.

Usai menghadiri Safari Ramadan di Kalianda, Egi langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi warga terdampak sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan cepat.

Peninjauan dilakukan di beberapa titik yang masih tergenang air, yakni Desa Gedung Harapan, Desa Margo Agung, serta Dusun 3 Desa Jati Mulyo. Saat bupati tiba di lokasi, kondisi banjir masih cukup tinggi dan belum sepenuhnya surut.

Bupati Egi hadir didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Sekretaris Daerah Kabupaten Supriyanto, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Dalam peninjauan tersebut, mereka mengecek langsung penyebab banjir sekaligus memastikan proses penanganan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah setelah banjir bandang melanda sejumlah wilayah akibat hujan deras yang mengguyur sejak Jumat sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi tersebut menyebabkan debit air meningkat secara cepat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.

Di Desa Gedung Harapan, luapan air yang terjadi sejak sekitar pukul 17.00 WIB bahkan menutup akses Jalan Kota Baru. Derasnya arus banjir juga menyebabkan dua unit mobil terseret arus.

Sementara itu, di Desa Margo Agung, banjir merendam permukiman warga dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa.

Salah seorang warga, Sri Utari, mengatakan air mulai naik sekitar pukul 16.00 WIB dan terus meningkat hingga merendam rumah-rumah warga. “Air naik cepat sekali, sekitar jam empat sore sudah tinggi,” ujarnya.

Hingga pukul 23.30 WIB, Jumat (6/3) malam, data sementara mencatat sekitar 160 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Margo Agung. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 warga terpaksa mengungsi di Gedung KDMP Margo Agung demi keselamatan.

Di wilayah Desa Jati Mulyo, banjir juga dipicu oleh jebolnya tanggul Bendungan Way Panas yang berada di Dusun 3, sehingga air meluap ke area permukiman sekitar.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Egi langsung menginstruksikan jajaran pemerintah kecamatan dan perangkat daerah terkait untuk segera melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak.

“Saya minta camat segera mendata seluruh warga yang terdampak banjir agar penanganannya bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Kepada masyarakat yang saat ini berada di pengungsian, saya harap tetap bersabar dan tetap menjaga kesehatan,” kata Bupati Egi.

Ia juga memastikan pemerintah daerah akan segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak, termasuk bantuan air bersih untuk membantu masyarakat membersihkan rumah-rumah yang terendam banjir.

“Kami akan mengirimkan bantuan, termasuk air bersih untuk membantu warga membersihkan rumah yang terdampak banjir. Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat dalam kondisi aman, sehat, dan kebutuhan pangan mereka terpenuhi,” tambahnya.

Sebelum Bupati dan Wakil Bupati tiba di lokasi, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan telah lebih dulu bergerak melakukan evakuasi warga serta membantu pengaturan lalu lintas di kawasan terdampak.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memastikan akan terus memantau perkembangan kondisi di wilayah terdampak serta menyiapkan langkah-langkah penanganan lanjutan guna memastikan keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pasca banjir. (Kmf)

Pelatihan Groudcheck PBI Tahap II untuk Perlindungan Data

    Maret 06, 2026   No comments


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan yang diwakili Asisten II, Bidang Perekonomian dan Pembangunan Zukri Amin, membuka kegiatan Pelatihan Groundcheck (GC) PBI TAHAP II, di ruang rapat Payung Agung lantai 4, Jum’at (06/03/2026)

Zukri Amin, menjelaskan program Penerima Bantuan Iuran (PBI) merupakan salah satu wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan perlindungan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Program ini adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral pemerintah agar setiap warga negara memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang layak.

“Namun kita semua memahami, sebesar apa pun komitmen pemerintah, tanpa didukung oleh data yang akurat dan mutakhir, maka kebijakan yang baik pun berpotensi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kegiatan groundcheck peserta non-aktif PBI ini memiliki arti yang sangat penting. Ia bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi bagian dari upaya menjaga keadilan dan memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” ujar Asisten II.
Kata dia, disinilah peran strategis para pendamping PKH sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan, bukan hanya pengumpul data, tetapi juga representasi negara yang hadir langsung di tengah masyarakat. Ketelitian, kejujuran, dan integritas dalam menjalankan tugas akan sangat menentukan kualitas hasil yang diperoleh.

Apresiasi dan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan pelatihan ini. Kegiatan ini menunjukkan keseriusan kita dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia, agar setiap proses verifikasi dan validasi berjalan objektif, profesional, dan dapat di pertanggung jawabkan.

kualitas data menentukan kualitas kebijakan, data yang akurat akan melahirkan keputusan yang tepat. Keputusan yang tepat akan menghasilkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, diharapkan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk memperdalam pemahaman teknis, memperkuat koordinasi, serta membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Pesisir Barat. Mari kita jaga integritas, junjung tinggi kejujuran, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab. setiap langkah kecil yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari ikhtiar besar mewujudkan Kabupaten Pesisir Barat yang lebih sejahtera, adil, dan bermartabat," kata dia.(aliyubsir).

Kamis, 05 Maret 2026

Bupati Pesisir Barat Safari Ramadhan di Pekon Laay

    Maret 05, 2026   No comments


Pesisir Barat - Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menghadiri kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Masjid Jami’ Pekon Laay, Kecamatan Karya Penggawa, Kabupaten Pesisir Barat, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan safari Ramadan gabungan dari empat kecamatan, yakni Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Utara, Lemong, dan Pulau Pisang.

Safari Ramadhan ini dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pesisir Barat, para camat dan peratin dari empat kecamatan, anggota Dharma Wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Majelis Taklim setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Dedi Irawan menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki makna penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi menjadi sarana silaturahmi sekaligus momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menyampaikan berbagai pesan pembangunan kepada masyarakat.

“Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki makna mendalam. Kegiatan ini bukan hanya kunjungan seremonial, tetapi menjadi jembatan silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui momentum ini kita memperkuat ukhuwah Islamiyah, menyampaikan pesan-pesan pembangunan, serta mempererat kebersamaan dalam membangun daerah yang kita cintai,” ujar Bupati.

Beliau juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Safari Ramadhan tahun ini digelar dengan konsep yang lebih sederhana. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya penyesuaian terhadap kebijakan nasional sekaligus langkah pemerintah daerah dalam mengelola keuangan secara lebih efektif dan bertanggung jawab.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kesederhanaan tersebut tidak mengurangi perhatian pemerintah terhadap masyarakat.

“Kesederhanaan ini bukan berarti perhatian pemerintah berkurang kepada masyarakat. Justru ini menjadi ikhtiar agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, terutama pada sektor prioritas serta dukungan bagi kegiatan ibadah masyarakat,”

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa dalam suasana yang sederhana tersebut, esensi Safari Ramadhan justru semakin terasa, yakni sebagai sarana mempererat silaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, serta mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah semata. Diperlukan dukungan, partisipasi, dan doa dari seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami berharap seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh lapisan masyarakat terus bersinergi menjaga persatuan demi kemajuan Pesisir Barat,”

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat juga menyalurkan bantuan untuk Masjid Jami’ Pekon Laay sebesar Rp10 juta. Selain itu, pemerintah daerah turut memberikan bantuan hibah kepada Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) sebesar Rp5 juta untuk masing-masing kecamatan, yakni Kecamatan Karya Penggawa, Pesisir Utara, Lemong, dan Pulau Pisang.

Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat sarana ibadah serta meningkatkan aktivitas keagamaan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.

Kegiatan Safari Ramadhan kemudian ditutup dengan doa bersama  agar seluruh rangkaian kegiatan membawa keberkahan.(aliyubsir).

Jalan Marga Catur dan Way Gelam Akhirnya Mulus, Warga: Penantian Kami Terjawab

    Maret 05, 2026   No comments


LAMSEL, Kalianda - Penantian panjang warga akhirnya terjawab. Setelah bertahun-tahun harus berhadapan dengan kondisi rusak, masyarakat di Desa Marga Catur, Kecamatan Kalianda, serta di Desa Way Gelam, Kecamatan Candipuro hingga Desa Balinuraga, Kecamatan Way Panji, kini dapat menikmati akses yang lebih mulus.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan dua ruas jalan tersebut pada Jumat (6/3/2026). Kehadiran orang nomor satu di Lampung Selatan itu disambut antusias warga yang selama ini menanti perbaikan infrastruktur penghubung di wilayah mereka.

Bagi masyarakat setempat, jalan yang kini mulus bukan sekadar proyek pembangunan. Infrastruktur tersebut menjadi harapan baru untuk mempermudah aktivitas sehari-hari sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih baik.


Di Desa Marga Catur, Bupati Egi meresmikan ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur dengan panjang sekitar 950 meter dan lebar kurang lebih 4 meter. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diperbaiki sehingga memudahkan akses masyarakat menuju pusat aktivitas ekonomi dan permukiman.


“Semoga jalan ini bisa membawa manfaat bagi masyarakat. Saya titip agar jalan ini dijaga supaya awet dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, ruas Jalan Kalirejo-Marga Catur saya resmikan,” ujar Egi.

Peresmian tersebut turut menghadirkan momen haru bagi warga yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan. Salah satunya Suparmi, warga Desa Marga Catur, yang mengaku bersyukur karena jalan yang lama rusak akhirnya diperbaiki.

“Dulu jalan ini rusak sudah lama sekali. Terima kasih Pak Bupati sudah membangun jalan di Marga Catur, bahkan sudah diresmikan juga. Terima kasih banyak Pak,” kata Suparmi.

Selain di Kalianda, Bupati Egi juga meresmikan ruas Jalan Way Gelam Kecamatan Candipuro-Balinuraga (R103) di Kecamatan Way Panji. Jalan dengan panjang sekitar 1,7 kilometer dan lebar rata-rata 4 meter tersebut merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas.


Menurut Egi, pembangunan jalan ini diharapkan menjadi penopang mobilitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.


“Alhamdulillah hari ini di Way Gelam harapan masyarakat mulai terlihat. Mereka melihat secercah cahaya untuk hidup lebih baik lagi. Jalan ini diharapkan bisa menopang seluruh aktivitas masyarakat di sini,” kata Egi.

Bagi warga Way Gelam, perbaikan jalan ini terasa sangat berarti karena sudah lama dinantikan. Cristina Suparmi, warga setempat, mengatakan jalan tersebut terakhir kali diperbaiki sekitar tahun 2014.


“Kami mewakili warga Desa Way Gelam mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati yang telah memperhatikan kami dan memperbaiki jalan menjadi lebih bagus,” tutur Cristina Suparmi.


Hal senada disampaikan Solihin, warga lainnya. Ia menuturkan, kondisi jalan rusak sebelumnya kerap menghambat aktivitas warga.

“Waktu jalannya rusak tidak lancar. Sekarang jalannya sudah bagus jadi senang, enak dan lancar. Terima kasih Pak Egi, jalan kami sudah bagus. Mudah-mudahan bapak panjang umur dan diberi keberkahan oleh Allah SWT,” kata Solihin.

Dengan diresmikannya dua ruas jalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah setempat. (Is-Kmf)

Rabu, 04 Maret 2026

Safari Ramadan di Desa Pisang, Gubernur Lampung dan Bupati Egi Tebar Bantuan untuk Masjid dan Anak Yatim

    Maret 04, 2026   No comments


LAMSEL, Penengahan - Suasana sore di Desa Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, terasa berbeda pada Kamis (5/3/2026).

Masjid Al-Falah dipenuhi warga yang antusias menyambut kedatangan rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. Kehadiran Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama jajaran pemerintah provinsi disambut hangat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dan masyarakat setempat.

Kunjungan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi itu dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal didampingi Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan, serta sejumlah pejabat utama Pemprov Lampung.

Rombongan gubernur disambut Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Turut hadir pula Anggota DPRD Provinsi Lampung Fraksi PAN H.M. Hazizi, Tokoh Adat Sai Batin Lima Marga, pimpinan organisasi keagamaan, FKUB, FKPP, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Selain menjadi ajang silaturahmi, Safari Ramadan tersebut juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial. Pemprov Lampung menyerahkan dana hibah masjid sebesar Rp30 juta, santunan kepada 50 anak yatim, serta bantuan Al-Qur’an dari Kanwil Kementerian Agama.

Sementara itu, Pemkab Lampung Selatan turut memberikan dana hibah bagi takmir masjid, bantuan rumah ibadah sebesar Rp15 juta, serta paket sembako bagi lansia dan anak yatim.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan rasa bangga karena Desa Pisang terpilih sebagai lokasi Safari Ramadan tingkat provinsi. Menurutnya, kehadiran gubernur membawa suasana kebersamaan yang hangat bagi masyarakat.

“Suasana sore di Desa Pisang ini terasa jauh lebih sejuk dan bermakna karena kehadiran Pak Gubernur beserta rombongan. Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, kami ucapkan selamat datang. Semoga di bulan penuh maghfirah ini, setiap langkah kita bernilai pahala,” ujar Bupati Egi.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Lampung Selatan dalam satu tahun terakhir kepemimpinannya.
Di sektor infrastruktur, pemerintah daerah telah merealisasikan penanganan jalan sepanjang 272 kilometer dengan nilai Rp220,8 miliar, serta pembangunan jembatan dan drainase sepanjang 27.240 meter dengan nilai Rp37,1 miliar.

Di sektor ekonomi dan pariwisata, Kabupaten Lampung Selatan mencatat kunjungan wisatawan mencapai 1,6 juta orang, yang turut mendorong kebangkitan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan pada tahun 2025 mencapai 5,71 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi di Provinsi Lampung dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami juga sedang menggalakkan program Kampung Helau. Ini bukan sekadar lomba kebersihan, tetapi gerakan hati untuk menciptakan lingkungan yang kreatif dan berdaya saing. Kalau lingkungannya helau atau indah, ibadah pun semakin khusyuk,” tambah Egi.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengapresiasi sambutan hangat masyarakat Kecamatan Penengahan. Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum untuk memperkuat iman sekaligus mempererat kepedulian sosial.

“Ramadan mengingatkan kita bahwa hidup ini tidak lama. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat iman dan kepedulian sosial. Saya mengajak kita semua menjaga kerukunan, jangan sampai perbedaan memecah belah kita. Lampung harus jadi lebih baik,” tegas Gubernur Mirza.

Safari Ramadan tersebut pun berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan, mempertemukan pemerintah dan masyarakat dalam semangat silaturahmi, kepedulian sosial, serta harapan untuk kemajuan Lampung ke depan. (Is-Kmf)

Bupati Pesisir Barat Safari Ramadhan, Serahkan Bantuan Di Masjid Babut Taqwa

    Maret 04, 2026   No comments


PESISIR BARAT– Bupati Pesisir Barat, Dedi Irawan, menghadiri Safari Ramadhan 1447 H/2026 M sekaligus penyerahan bantuan masjid Babut Taqwa, Pekon Rawas, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat. Rabu (4/3/2026)

Kegiatan yang dimulai pukul 11.30 WIB ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Pantai Barat, anggota Forkopimda Kabupaten Pantai Barat-Lampung Barat, kepala OPD, Kecamatan Pesisir Tengah, Kecamatan Way Krui, Kecamatan Krui Selatan, Kecamatan Pesisir Selatan, Ketua Dharma Wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah Masjid Babut Taqwa.

Dalam sambutanya Bupati Dedi Irawan menekankan bahwa Safari Ramadhan merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten yang memiliki makna strategis. kegiatan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi juga  jembatan persahabatan antara pemerintah daerah dan masyarakat,

“Melalui momentum ini, kita bisa bersilaturahim memperkuat persaudaraan sesama,sehingga timbul senergi yang searah dalam membangun  pesisir barat yang kita cintai,” ungkap Bupati.

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Ramadhan Safari tahun ini diadakan secara lebih sederhana sebagai bentuk penyesuaian terhadap kebijakan nasional serta upaya pengelolaan keuangan daerah yang lebih cerdas, efektif, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, moderasi bukan berarti penurunan perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Bahkan, langkah ini merupakan upaya untuk memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, terutama di sektor prioritas dan dukungan untuk tempat ibadah di Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah, Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat nilai-nilai kesederhanaan, kepedulian, dan kejujuran sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam pengelolaan pemerintahan.

“Tata kelola pemerintahan yang baik tidak diukur dari kemewahan acaranya, tetapi dari manfaat yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat  tokoh masyarakat, untuk terus bekerja sama, menjaga persatuan dan kesatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif bagi pembangunan Kabupaten Pesisir Barat.

Di akhir sambutannya, Beliau apresiasi atas sambutan hangat dari masyarakat dan memohon doa agar seluruh jajaran pemerintahan daerah selalu diberi kekuatan dan ketulusan dalam menjalankan amanah, serta dijauhkan dari segala bentuk penyimpangan dalam pengelolaan keuangan dan tata kelola pemerintahan.

Dalam acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sebesar Rp. 10 juta kepada setiap masjid di empat kecamatan, yaitu Pantai Selatan, Krui Selatan, Pantai Tengah, dan Way Krui. Bantuan ini merupakan manifestasi komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat dalam mendukung fasilitas ibadah dan memperkuat kehidupan beragama

Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama, memohon agar rangkaian Safari Ramadhan 1447 H membawa berkah dan manfaat bagi seluruh masyarakat.(aluyubsir)

Selasa, 03 Maret 2026

Azhar Marzuki dan Para Saibatin Ajak Masyarakat Bersatu Dukung Usulan Bupati Bangun Tugu Pengantin Saibatin

    Maret 03, 2026   No comments


Kesugihan, 4 Maret 2026 – Semangat pelestarian adat dan budaya kembali menguat di Kabupaten Lampung Selatan.

Tokoh adat Lampung Selatan, Azhar Marzuki bergelar Pangikhan Tihang Makhga Saibatin Makhga Legun, mengungkapkan kepada awak media bahwa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kalianda beberapa waktu lalu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan wacana pembangunan tugu yang akan menjadi ikon daerah.


Wacana tersebut disambut positif para tokoh adat. Azhar menilai rencana itu sebagai langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya lokal. Ia pun menyampaikan bahwa sejak lama dirinya telah menggagas pembangunan Tugu Pengantin Saibatin, sebagai simbol penghormatan terhadap masyarakat adat Saibatin.


Menurut Azhar, secara historis masyarakat adat Kabupaten Lampung Selatan mayoritas berasal dari Jurai Saibatin, khususnya di wilayah ulayat eks Kewedanan Kalianda yang kini menjadi pusat pemerintahan. Karena itu, sudah selayaknya identitas budaya tersebut ditampilkan secara representatif.


“Di Bumi Khagom Mufakat ini perlu dibangun Tugu Pasangan Pengantin Saibatin sebagai ikon daerah,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya edukasi budaya bagi generasi muda, mengingat masih banyak yang belum memahami perbedaan adat Saibatin dan Pepadun.


Kehadiran tugu di pusat Kota Kalianda atau kawasan jalan protokol Pemda diharapkan menjadi penguat jati diri sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga warisan leluhur.


Azhar bersama para Saibatin pun mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, dan elemen masyarakat Lampung Selatan untuk bersatu mendukung dan mengawal realisasi pembangunan tersebut.

“Pelestarian adat dan budaya adalah tanggung jawab bersama. Jika kita bersatu, insyaAllah tugu ini akan menjadi kebanggaan Lampung Selatan,” tegasnya.

Dengan semangat Khagom Mufakat, harapan itu kini bertumpu pada kebersamaan masyarakat demi terwujudnya ikon budaya yang membanggakan generasi mendatang. (Red)

Penerbit

PT. Intermedia Maju Bersama Email : redaksisibernusantara@gmail.com Contact Person : 0856-0918-5520 Alamat Redaksi: JL. Laksamana Malahayati nomor 88, Teluk Betung. Marketing Jalan Sultan Agung, Sepang Jaya, Labuhan Ratu, Bandar Lampung

Tentang Kami

Siber Nusantara Portal Berita Online
© 2022 Siber Nusantara. Designed by Goodssh
Proudly Powered by Goodssh.